Sabtu, 22 Desember 2012

RENDAH DIRI PADA ANAK

Hal - Hal yang perlu di perhatikan dalam seorang anak pertama, rendah diri pada anak contoh di sekolah alat tulis dan pakaian atau perlengkapan sekolah kadang terbatas tidak seperti teman lainnya sering membuat anak tidak percaya diri. Hal ini yang membuat anak malu, senang menyidiri dan suka melamun, dalam lamunan ini sering muncul iri kepada teman - teman yang berkecukupan dan sering kurang berani dalam pergaulan karena harga diri rendah dari  teman - temannya ini adalah gambaran dari anak  yang menderita perasaan rendah diri. Arti rendah menurut James D. Pege dalam bukunya Abnormal Psychology. rasa diri adalah bentuk kritik diri yang biasanya merasa takut terhadap celaan masyarakat: orang - orang yang di bebani dengan perasaan - perasaan tidak mampu. Menurut pengertian tersebut orang yang rendah diri adalah orang - orang yang memiliki ciri2 di bahwa ini:
  1. Memiliki kesadaran yang sangat kuat akan dirinya
  2. Kesadaran tersebut menyakut masalah kekurangan pada dirinya
  3. Takut pada celaan masyakat 
  4. Contoh tokoh dalam rendah diri yaitu Abraham Lincoln adalah presiden Ameraika yang sangat terkenal. Ketika ia kecil, ia merasa rendah diri karena orang tuanya miskin, begitu miskinnya sampai ia belajar berhitung dan ilmu pasti dengan menggunakan arang yang di dituliskan di atas sekop, rasa rendah diri ini ia kompensasikan dengan giat belajar akhirnya puncak kejayaannya tercapai ketika terpilih sebagai presiden Amerika serikat yang ke - 16. menurut saya rendah diri adalah pembakar semangat ketika kita jadikan peluang dalam diri kita...

Jumat, 16 November 2012

Kehidupan ini

Kehidupan ini selalu membutuh kerja keras apa pun yang kita lakukan. Kerja keras tidak memandang profesi kita...namum sampai kapan? kerja keras kita terhenti untuk menikmatinya...hal ini tergantung kita. Karena sebuah perjalanan adalah pilihan kita masing - masing. Karena kehidupan ini ada anak tangga setiap pase anak tangga  kita harus lewati dengan kerja keras...Ibarat kehidupan ini seperti pilihan kita ketika datang di stasiun kereta api kita mau beli tiket kelas mana? ekonomi biasa, Bisnis, eksekutif tentu kalau cepat harus memilih tiket eksekutif atau yang sedang adalah bisnis sehingga ada kenyamanan dan kecepatan dan ketepatan waktu pun akan lebih cepat....ilustrasi di atas menggambarkan kehidupan kita sehingga pilihan - pilihan dalam memilih sangat penting karena berkaitan dengan kecepatan, kenyamanan, ketepatan untuk bisa menikmati hal - hal baik dalam kerja keras kita.
Tulisan ini merupakan sebuah khayalan ketika aku bangun pagi di pagi hari duduk apa yang aku bisa buah...aku harus menulis kerja keras dalam kehidupan ini....mungkin anda yang membaca bahwa susungguhnya kehidupan ini ibarat kita datang di stasiun terminal kereta api mau beli tiket...namum harus di sesuaikan dengan many kita....saat seperti itu juga anda memilih kehidupan ini....salam

Selasa, 09 Oktober 2012

Apa Life Trap

Ø Emotional Deprivation
Adalah jebakan kehidupan yang diderita oleh orang-orang yang semasa kecilnya tidak mendapat kehangatan emosi dan cinta secara cukup. Orang tua yang dingin dan miskin cinta adalah penyebab utama munculnya jebakan emotional deprivation ini.jebakan ini berkaitan erat dengan koneksi emosi dengan orang lain. Merasa tidak dipedulikan tauapun merasa tidak satupun orang mengerti perasaannya adalah hal-hal yabg biasa ditemui pada seseorang dengan jebakan tipe ini. Karena kebiasaaan tidak dipedulikan, orangtersebut juga sering tidak mempedulikan orang lain, membangun hubungan dengan orang yang dingin dan cuek, atau sebaliknya berpetualang mencari “cinta” dan kehangatan. Seseorang yang sering berganti-ganti pasangan, berganti-ganti teman dekat, dan bahkan berganti-ganti pekerjaan bias diduga membawa jebakan kehidupan jenis ini dalam dirinya. Aku tidak penting, aku tidak layak untuk dicintai, dan aku tidak berharga adalah tiga keyakinan utama seseorang dengan jebakan tipe ini.
  • Ø Social Exclusion
Adalah kondisi dimana seseorang selalu merasa asing atau justru mengasingkan dirinya didalam pergaulan sosialnya. Dia merasa tidak diterima oleh kelompoknya karena merasa ada yang aneh atau berbeda dalam dirinya. Hal aneh atau berbeda itu bisa dalam bentuk keanehan fisiknya, cara bicaranya, perilaku berpikirnya, ataupun “kasta”nya. Jebakan kehidupan jenis ini umumnya disebabkan oleh ejekan atau penilaian buruk oleh orang lain, ataupun perlakuan yang menyakitkan oleh orang tua atau orang disekelilingnya. Berbagai perlakuan tersebut menyebabkan seseorang mengasingkan dirinya, tertutup, dan enggan membangun hubungan dengan orang lain. Keyakinan yang sering berkembang dalam pikirannya adalah aku buruk, aku aneh, aku tidak selevel, atau aku berbeda.
  • Ø Defectiveness
Muncul dalam bentuk harga diri yang rendah dan selalu merasa inferior disbanding orang lain. Serangan kritik yang bertubi-tubi saat masih kecil, perasaan tidak berharga, dan tidak dicintai adalah pangkal munculnya jebakan kehidupan defectiveness ini. Kesukaan untuk menyalahkan diri sendiri, ragu-ragu apakah ada orang yang menghargai dirinya, dan selalu merasa aka nada penolakan dari orang lain, adalah cirri-ciri penampakan luar dari adanya jebakan tipe ini dalam diri seseorang. Aku tidak berharga, aku tidak layak  dicintai, dan aku pantas ditolak adalah sebagian dari keyakinan seseorang dengan jebakan tipe ini.
  • Ø Failure
Adalah jebakan kehidupan dimana seseorang selalu merasa salah dan gagal dalam setiap aspek kehidupannya. Rasa percaya diri yang rendah adalah penampakan luar dari seseorang dengan jebakan kehidupan tipe ini. Tidak mampu mendapatkan nilai terbaik, tidak mampu melakukan sesutau yang baru, atau ragu-ragu dalam melakukan tindakan, adalah hal-hal yang bisa kita amati pada orang dengan dengan jebakan failure ini. Bagi orang tersebut, semua yang akan dilakukan atau bahkan telah dilakukan selalu merupakan sekumpulan kegagalan. Dan tidak bisa menghargai keberhasilan karena memang sejak sejak kecil selalu di cemooh, dianggap bodoh, dianggap tidak mampu, tidak terampil, ataupun malas. Saat dewasa, seseorang dengan jebakan ini selalu melebih-lebihkan kegagalannya dan malah bertidak aneh dengan melakukan upaya (meski sering tidak disadarinya) supaya apa yang dilakukannya itu gagal. Aku tidak mampu, aku selalu salah, aku adalah korban keadaan, aku tidak punya bakat, otakku tumpul, dan aku tidak bisa belajar, adalah sebagian keyakinan yang dimiliki seseorang dengan jebakan kehidupan tipe ini.
  • Ø Subjugation
Adalah jebakan yang menyebabkan seseorang selalu patuh dan menyenangkan orang lain. Jebakan yang disebabkan pengalaman masa kecil yang terlalu ditekan orang tua ini sangan melemahkan. Perasaan bersalah kalau mendahulukan kepentingan diri sendiri, membiarkan orang lain mengontrol kehidupannya, takut akan dihukum atau ditinggalkan jika tidak patuh, adalah penampakan luar dari seseorang dengan jebakan kehidupan tipe ini. Akibat jebakan ini, seseorang akan cenderung membina kehidupan (entah menikah atau bekerja) dengan orang yang suka mengontrol atau otoriter, dan selalu patuh pada apapun yang diperintah oleh orang tersebut. Bagi orang tersebut melawan atau berbeda pendapat adalah tabu dan tidak layak. Keyakinan utama yang ada pada orang dengan jebakan subjugation adalah orang lain lebih tau daripada aku, orang lain lebih benar, aku hanya terima kalau orang lain memandangku baik, perasaanku tidak penting, buahpikiranku tidak penting, pengorbanan adalah mulia, memikirkan diri sendiri adalah jahat dan buruk.
  • Ø Unrelenting Standards
Sering menimpa orang yang sewaktu kecilnyaterlalu ditekan untuk menjadi yang terbaik dan menjadi nomor satu dengan mengorbankan kebahagiaan dan kesenangan sebagai anak-anak. Orang tua yang memberikan standar tinggi (biasanya adalah standar dirinya) kepada anaknya menuntut anaknya untuk selalu memenuhi standar tersebut adalah penyebab munculnya jebakan tipe ini. Orang ini cenderung menekan dirinya secara berlebihan demi karir, uang, nama baik, kecantikan, dan keteraturan dengan mengorbankan kesehatan, kebahagiaan, kesenangan dan hubungan baik dengan orang-orang disekelilingnya. Dalam kamus kehidupan orang ini gagal adalah aib, dan hanya ketika menjadi yang paling baik dia bisa merasa diterima dan diakui. Yang menarik, orang tersebut tidak pernah merasa mencapai apa yang dikerjakannya. Didalam dirinya seakan-akan hanya ada satu petunjuk kehidupan : “Hidup adalah perjuangan, tidak ada cinta, tidak ada kebahagiaan.” Dengan jebakan ini seseorang akan menjadi overachiever. Hidupnya akan terasa hampa karena “diatas sana ternyata sepi dan tidak ada siapa-siapa”.
  • Ø Entitlement
Adalah jebakan kehidupan yang membuat seseorang merasa selalu berhak atas apapun yang dia inginkan. Dia selalu menginginkannya dengan cepat tanpa memedulikan situsasi dan kondisi di sekitarnya. Orang ini merasa berada diatas orang lain: bertutur kata, bertindak, dan menginginkan sesuatu dengan spontan tanpa peduli pada pendapat, pertimbangan, dan perasaan orang lain. Orang ini merasa dialah kaisar dari kehidupan ini dan merasa berhak untuk mendapatkan apapun yang diinginkan. Kemarahn yang meledak-ledak dan perilaku kasar pada orang lain sering ditunjukkan sebagai upaya untuk menunjukkan kekesalan karena apa yang dia inginkan tidak segera dipenuhi. Jebakan in berpangkal pada sikap orang tua (atau orang-orang dekat) yang terlalu memanjakkan. Seorang dengan jebakan entitlement mempunyai masalah besar dengan disiplin diri, aturan main social, dan perasaan serta pemikiran orang lain. Keyakinan yang umumnya berada dalam dirinya adalah : Aku berhak atas apapun yang aku mau, aku adalah orang yang khusus, orang lain harus patuh padaku, aku tau apa yang aku inginkan, orang lain tidak bisa dipercaya, aku harus dimengerti, aku merasa diterima saat orang lain patuh padaku, dan aku hanya berharga saat orang tunduk pada kemauanku.
Demikianlah Jebakan kehidupan (LifeTraps) yang telah terbukti menghancurkan hidup sedemikian banyak orang. Kenali jebakan anda, karena mungkin Anda sedang dalam sebakan saat ini.
Apa itu Life trap

Apa itu Life Trap

Memahami Life Trap kebutuhab perkembangan anak oleh Hamizae, M.si, Psi Kepala IPEKA counseling center Jakarta ia mengatakan kehidupan masa anak - anak merupakan masa yang penting bagi dasar - dasar pembentukan karakter, namum tanpa di sadari orang tua mungkin mengabaikan kebutuhan - kebutuhan emosi anak, sehingga mengakibatkan Life Trap. Life trap dapat menjerat dan mengikat karakter anak sehingga tidak dapat bertumbuh dengan baik.
  Apa itu Life trap?
  • Ø Abandonment
Merupakan jebakan kehidupan yang disebabkan oleh kurangnya rasa aman didalam keluarga sewaktu kecil. Kehilngan orang yang dicintai, baik itu karena meninggal, pergi dari rumah, atau sering tidak ada dirumah adalah beberapa situasi yang menyebabkan seseorang merasa ditinggalkan atau dibuang. Seseorang dengan jebakan abandonment cenderung mempunyai kehidupan yang penuh dengan peristiwa dibuang karena orang tersebut merasa memang layak untuk ditinggal dan dibuang. Perasaan tidak aman dan tidak berharga selalu melingkupi seseorang dengan jebakan abandonment ini. Perilaku yang sering muncul saat dewasa adalah selalu mencari teman, selalu berusaha menunjukkan sikap baik pada orang lain meski orang lain itu telah bertindak buruk pada dirinya, dan yang paling tidak bagus adalah selalu memposisikan dirinya pada posisi dibuang, tidak penting, atau tidak berarti. Seseorang dengan jebakan abandonment parah justru bias semakin cinta ketika pasangan hidupnya melakukan petualangan cinta. Dia selalu memaafkan orang yang meninggalkan dirinya.
  1. Ø Mitrust and Abuse
Merupakan jebakan kehidupan yang juka berkaitan dengan rasa aman dalam berkeluarga. Terlalu seringnya dibohongi atau dilecehkan semasa kecil menyebabkan seseorang tumbuh dengan rasa curiga, was-was, dan ketakutan yang luar biasa. Dalam pikiran seseorang dengan jebakan kehidupan jenis ini, orang lain selalu tidak bias dipercaya karena selalu ingin menyakiti, menipu, atau mengambil keuntungan dari dirinya. Selalu berasumsi buruk terhadap orang lain adalah cirri khas seseorang dengan jebakan kehidupan jenis ini.
  • Ø Dependence
Adalah jebakan kehidupan yang menyebabkan seseorang selalu merasa harus tergantung pada orang lain. Mengambil keputusan dan bertindak mandiri adalah dua hal yang paling susah dia lakukan dalam hidupnya. Selalu meminta pertimbangan orang lain atau bahkan mengikuti saja apa yang orang lain putuskan atau pikirkan adalah cirri khas seseorang dengan jebakan tipe ini. Selalu ragu-ragu, bingung, dan panic kalau harus membuat keputusan adalah penampakan luar dari oang tersebut. Jebakan ini umumnya terjadi karena dimasa kecil orang tersebut selalu di bawah “ketiak” orang tua. Semua keputusan (bahkan untuk hal kecil seperti memilih warna baju) selalu harus atas persetujuan oarng tua atau orang yang lebih tua. Orang tua overprotective dan otoriter adalah penyebab utama jebakan kehidupan dependence ini.
  • Øulnerability
Atau rasa rapuh yang berlebihan akan menyebabkan seseorang merasa hidup di dunia yang penuh dengan masalah, ancaman, perang, bencana, dan penyakit. Seseorang dengan jebakan kehidupan semacam ini selalu ragu untuk keluar dari zona kenyamanannya. Keluar rumah atau pergi keluar kota bias sangat menakutkan, karena dia merasa seolah-olah seluruh dunia akan menghancurkannya. Dia merasa seluruh pencopet akan mencopet uangnya atau seluruh penyakit akan menyerang badanya. Sedikit rasa sakit pada bagian tubuh tertentu bias menyebabkan orang ini tidak tidur semalaman (atau bahkan berhari-hari) karena dia khawatir ini adalah tanda-tanda awal sebuah penyakit besar. Dia juga bahkan selalu was-was akan kondisi keuangannya, akan gempa bumi yang bias muncul setiap detiknya, ataupun akan munculnya seseorang yang sangat jahat saat seseorang mengetuk pintu rumahnya. Dunia adalah tempat yang penuh masalah, jebakan, dan tidak aman. Begitulah kira-kira keyakinan yang bersarang dalam diri seseorang dengan jebakan kehidupan vulnerability ini. Orang tua yang overprotective adalah penyebab utama jebakan kehidupan ini.
                        

Sabtu, 06 Oktober 2012

Tawuran Menjadi Percaya Diri Remaja

Sekolah adalah tempat dimana semua anak menerima infomasi pendidikan formal ataupun informal bagi dirinya buat masa depannya. Namum mengapa ada gejala sosial terjadi perkelahian, tawuran, penghinaan di wailayah sekolah....dimana perwujudan pendidikan karakter bagi remaja kita akan melanjutkan cita2 bangsa...
A. Tawuran adalah jati remaja
Remaja ingin tahu dan kalau bisa ingin dilihat orang lain tujuannya supaya diberilkan pujian...namum pemahaman  remaja seperti ini sebetulnya pendidikan keluarga yang cenderung kurang cukup memberikan pendidikan nilai2 yang baik, serta pujian yang cukup dari rumah dan lingkungan bermainnya.  
B. Gejala tawuran adalah akses timbul percaya diri
 Ingin tahu dimulai dari bermain dan berkumpul, berkumpul ini respon dari ada temannya yang dipercayakan menjadi leader lalu mencari masanya dengan meremekan teman2nya dengan mengkucilkan di lingkungan sekolah....sehingga anak yang belum dapat kemandirian dan percaya  dari rumah cenderung respon kelompok lalu ia membangun kemandirian dan percaya diri ke dalam kelompok itu sehingga akses ingin tahu muncul di kelompok yang mereka respon
C. Tawuran menjadi akses untuk eksis sebagai remaja 
Remaja mau eksis ingin tahu tidak ada wadah akses bagi dirinya seperti: keluarga, komunitas, lingkungan  tidak memberikan tempat penyaluran ingin tahu ini ia gunakan di wilayah sekolah ia kumpul dengan kelopok2 aksesnya negatif. kembali ke rumah tentu hubungan dari sekolah akan dibangun menjadi wadah penyaluran ingin tahu itu. Hal ini bahaya bagi orang tua, sebab wadah berbagi dan pujian dalam komunikasi positif sudah harus di mulai dari rumah dengan memberikan tanggung jawab kepada anak dalam banyak hal kalau itu pantas berikan pujian dengan hal2 demikian bisa mengurangi ingin tahu negatif yang di luar rumah seperti sekolah, lingkungan dan kelompoknya...sehingga anak proteksi diri untuk bisa mandiri dan eksis percaya diri karena ia punya wadah di rumah

Remaja selalu ingin tahu

Papa mama aku bukan anak kecil lagi
Ingin tahu responnya dari melihat. Masa si aku harus tutup mata papa dan mama sampai masa remaja, tidak.... lalu apa dong yang harus aku tahu?
A. Pendidikan Keluarga
Orang tua menyadari akan dirinya terlebih dahulu antara papa dan mama, latarbelakang sosial penting untuk membangun komunikasi lanjutan, keterbukaan penerimaan antara papa, mama dan anak terjalin baik barulah tahap selanjutnya adalah proses pendidikan kepada anak dengan kesepakatan2 yang disetujui semua pihak family antara ayah, ibu dan anak. Pujian merupakan konteks anak melakukan kebaikan diberikan supaya muncul kepercayaan diri dengan demikian anak akan melakukan hal2 baik bagi dirinya dan keluarga, serta teman2nya. Anak masa akhir balih (puber) ini banyak hal secara fisikis terjadi dalam dirinya untuk meresponnya, sebabnya ia membutuhkan wadak atau keluarga yang nyaman baginya. kalau pun ia mendapat masukan dan melihat hal2 negatif di luar rumah ia akan membuat pilter bagi dirinya, karena ia sudah di bekap dari dalam rumahnya dengan hal2 positif.
B. Ingin tahu
Anak abk dan anak normal adalah ciptaan Tuhan yang mulia "segambar dan serupa dengan penciptaNya" hanya kuasanya dibatasi. anak noramal ia akan lebih respon karena kecerdasan pikiran, emosi, komunikasi, kehendaknya sehingga membuat respon juga  cepat, Jangan salah kecepatan itu tidak diimbangin edukasi family yang baik maka ia akan menggunakan ingin tahu itu kepada kesembunyian dirinya untuk tidak di ketahui keluarga dan teman2 baiknya ingin tahu hal negatifnya, kalau bisa ia sembunyikan respon negatif hanya kelompok teman saja yang tahu, hal ini terjadi ya..justruk menuju masa depan anak yang kurang baik, tentu respon orang tua memberitahunya.
Anak ABK biasanya ia respon semua hal yang ia melihat negatif atau positif ia lakukan, karena ingin tahu tadi, sebabnya peran orang tua, guru, pemerahati perlu beritahu ia bahwa hal negatif yang ia respon itu salah, dengan mengarahkannya, karena anak ABK ia cepat ingat dan juga cepat lupa, hal yang baik kalau bisa diperagakan terus menerus untuk ia ingat sejalan proses waktu dan usianya. Dengan demikian yang kita bisa dapat dari masa depan anak adalah percaya diri dan kemandiri bagi dirinya di masa depan. Khusus kepada anak ABK percaya diri dan kemandirian penting sekali, kita harapkan ia mandiri dengan dirinya tidak bergatung pada keluarga, papa dan ibunya atau saudaranya.

Papa Mama aku bukan anak kecil lagi


A. Ada apa dengan remaja kita?

Aku coba menuangkan waktu di depan laptop, ketika mengikuti seminar dan sharing tentang Anak berkebutuhan khusus pada hari sabru, 6/10/2012 di Asosiasi orangtua Anak Berkesulitan Belajar (AABB) lalu thema yang di munculkan adalah : "papa mama aku bukan anak kecil lagi" Pembicara : Ibu Deasy Sanger, MA. Ketika tema ini di bahas, lalu saya berpikir sesungguhnya tema ini umum bukan untuk anak kebutuhan khusus saja, namum juga buat anak normal, karena tema ini menggambarkan semua pertanyaan anak ketika dia tidak mendapat kebebasan mengatur dirinya disaat dia memasuki masa puber atau akhir balih!
Ada beberapa kesaksian dari orang tua anak berkebutuhan khusus yang menceritakan anak mereka masuk pada usia ini cukup sulit dalam memahami anak terkadang sampai orang tua tidak sabar menghadapinya namum mereka telah berjuang mengatasinya dengan banyak sharing dengan orang lain, itu semua dilakukan orang tua ketika  orang membuka diri untuk mau menerima mereka apa adanya. ketika orang tua yang punya anak berkebutuhan khusus.
Bagaimana dengan anak normal? Tentu ada perbedaan dalam penanganannya. Secara umum ABK dan anak normal sama didalam merespon perubahan jiwanya karena berbicara dengan hal:  rasa, emosi, pikiran, kehendak dll yang berada dalam tubuh kita semuanya sama menurut pencipta, namum ketika lahir respon ini yang berbeda dalam fisiknya dan jiwanya tadi. Respon bisa macam2 ada fisik yang cacat, dan ada respon dan keterbelakangan empat unsur bisa terjadi kepada semua anak ketika orang tua tidak menyadari kebaikan Tuhan dalam hidupnya.Mengapa karena anak adalah buah love orang tua.Hal ini menurut saya bisa di perbaiki apabila orang tua membuka diri menerima anak sebagaimana dirinya maka perubahan menjadi proses hidup anak. Klik disini:www.kesulitanbelajar.org

SERTIFIKASI GURU

Terkait tahap verifikasi data guru, daftar guru belum bersertifikat pendidik dan panduan penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 dapat dilihat melalui tautan berikut ini Daftar guru belum bersertifikat pendidik